Algoritma: Urutan Perintah yang Jelas

Susun instruksi sederhana, lalu telusuri hasilnya selangkah demi selangkah.

Mapel
Pemrograman
Jenjang
SD
Waktu baca
2 menit
Terbit
8 Oktober 2026

Tujuan belajar

Kamu dapat menyusun langkah dalam urutan yang tepat, memperkirakan hasil setiap langkah, dan memperbaiki instruksi yang membingungkan.

Bekal awal

Kamu hanya perlu bisa mengikuti petunjuk seperti maju satu petak atau menaruh benda di meja. Belum perlu memakai bahasa pemrograman.

Apa itu algoritma?

Bayangkan kamu membantu robot mengambil buku. Robot tidak bisa menebak maksud kalimat “ambil buku itu”. Ia perlu tahu buku yang mana, letaknya di mana, dan kapan harus bergerak. Daftar instruksi yang jelas untuk menyelesaikan tugas disebut algoritma. Komputer juga mengikuti instruksi menurut urutan. Jika langkahnya tertukar, hasilnya bisa berubah walaupun semua langkah terlihat masuk akal.

Gunakan tiga pertanyaan ketika membuat algoritma: Dari mana mulai? Apa tindakan berikutnya? Bagaimana tahu tugas selesai? Tulislah satu tindakan pada setiap baris. Kata seperti “maju dua petak” lebih mudah diuji daripada “pergi ke sana”. Kita dapat berpura-pura menjadi robot dan menjalankan setiap baris satu per satu. Kegiatan itu disebut menelusuri atau melakukan trace.

Contoh kerja 1: jalan di papan

Robot mulai pada petak 2. Perintahnya:

MAJU 3 PETAK
MUNDUR 1 PETAK
MAJU 2 PETAK
KATAKAN POSISI

Jejaknya: mulai 2; setelah maju tiga, posisi 5; setelah mundur satu, posisi 4; setelah maju dua, posisi 6. Jadi robot mengatakan “6”. Kita tidak menjumlahkan semua angka begitu saja tanpa melihat arah. Maju menambah posisi, sedangkan mundur menguranginya. Tabel kecil dapat membantu: awal 2, langkah pertama 5, langkah kedua 4, langkah ketiga 6.

Contoh kerja 2: menyiapkan minum

Instruksi “isi gelas, ambil gelas, minum” tidak dapat dikerjakan dengan baik karena gelas belum diambil ketika diminta mengisinya. Perbaiki menjadi “ambil gelas, isi gelas dengan air, minum air dari gelas”. Jika keadaan awal tangan kosong dan gelas ada di meja, jejaknya: setelah langkah pertama gelas di tangan; setelah langkah kedua gelas berisi air; setelah langkah ketiga air diminum. Hasil akhirnya masuk akal karena setiap langkah memakai hasil langkah sebelumnya.

Kesalahan yang sering terjadi

Ada yang mengira urutan tidak penting selama semua perintah ada. Uji dengan menukar “pakai sepatu” dan “pakai kaus kaki”. Hasilnya langsung terasa salah. Ada juga perintah yang kurang jelas, seperti “geser sedikit”. Sebutkan arah dan jumlah agar orang lain mendapatkan hasil sama. Bila hasil robot berbeda dari perkiraan, cari baris pertama ketika keadaan sebenarnya mulai berbeda. Perbaiki baris itu, lalu jalankan lagi dari awal.

Ringkasan dan latihan

Algoritma adalah langkah jelas yang berurutan. Trace mencatat keadaan setelah tiap langkah. Buat algoritma empat langkah untuk memindahkan pensil dari tas ke kotak pensil. Minta teman menjadi robot yang hanya boleh melakukan apa yang tertulis. Catat langkah yang masih membuatnya bertanya, lalu perjelas kalimat tersebut.

Sumber belajar

Penjelasan dan contoh disusun ulang untuk materi ini; sumber dapat dibuka untuk belajar lebih lanjut.

Cek pemahaman: Algoritma: Urutan Perintah yang Jelas

Lembar kerja · jawab langsung di halaman ini

Soal
3

Memuat soal…