Pengulangan: Langkah yang Dikerjakan Berkali-kali

Kenali pola berulang dan hitung hasil tiap putaran tanpa kehilangan jejak.

Mapel
Pemrograman
Jenjang
SD
Waktu baca
2 menit
Terbit
8 Oktober 2026

Tujuan belajar

Kamu dapat mengganti perintah yang sama dengan pengulangan, menghitung jumlah putaran, dan menunjukkan keadaan setelah setiap putaran.

Bekal awal

Kamu sudah bisa membaca urutan perintah dan menelusuri posisi benda atau robot setelah satu langkah.

Mengapa perlu mengulang?

Saat menggambar pagar, kamu mungkin membuat bentuk yang sama berkali-kali. Kita dapat menulis “gambar tiang” lima kali, tetapi daftar itu panjang dan mudah salah salin. Pengulangan berarti menjalankan sekelompok perintah beberapa kali. Dalam Scratch, balok “repeat” meletakkan perintah di dalamnya. Pada latihan kertas, tulis jumlah putaran dan tandai bagian yang diulang. Setelah satu putaran selesai, kembali ke awal bagian itu hingga jumlah yang diminta terpenuhi.

Jumlah putaran harus dibedakan dari hasil akhir. Bila kamu mulai dengan nol stiker lalu menambah dua stiker dalam tiga putaran, hasilnya enam stiker, bukan tiga. Untuk melacaknya, buat kolom “putaran” dan “jumlah sekarang”. Ingat pula bahwa perintah di luar pengulangan dikerjakan sekali saja. Letak batas pengulangan mengubah hasil, jadi tanda awal dan akhir harus jelas.

Contoh kerja 1: mengumpulkan bintang

bintang = 1
ULANGI 3 KALI:
    TAMBAH 2 BINTANG
KATAKAN JUMLAH BINTANG

Jejak: sebelum mulai ada 1 bintang. Setelah putaran pertama ada 3; setelah kedua ada 5; setelah ketiga ada 7. Perintah “katakan jumlah” berada di luar pengulangan, sehingga yang terdengar hanya “7” sekali. Jika perintah mengatakan jumlah dipindah ke dalam pengulangan, yang terdengar justru “3, 5, 7”. Kedua rancangan tidak sama walaupun angka terakhirnya sama.

Contoh kerja 2: membuat gerak tari

Seorang penari mulai menghadap depan. Instruksi “ulangi dua kali: tepuk, putar seperempat putaran ke kanan” berarti tepuk lalu putar kanan, kemudian tepuk lalu putar kanan lagi. Jejak arah: awal depan; selesai putaran pertama menghadap kanan; selesai putaran kedua menghadap belakang. Jumlah tepuk adalah dua. Jika putaran dilakukan empat kali, penari kembali menghadap depan dan menepuk empat kali. Catat gerakan dan arah secara terpisah agar tidak tertukar.

Kesalahan yang sering terjadi

Kesalahan pertama adalah menghitung keadaan awal sebagai putaran pertama. Padahal angka 1 pada contoh bintang ialah jumlah awal, sebelum bagian ulang dikerjakan. Kesalahan kedua adalah mengira semua perintah setelah kata “ulangi” ikut berulang. Tandai akhir kelompok dengan jelas. Kesalahan ketiga adalah lupa memperbarui keadaan setiap putaran. Bila hasil aneh, jalankan hanya satu putaran, tulis hasilnya, baru ulangi. Strategi menelusuri sebagian kecil program membantu menemukan bagian yang salah.

Ringkasan dan latihan

Pengulangan mempersingkat instruksi yang sama. Hasil tiap putaran bergantung pada keadaan sebelumnya. Mulai dengan dua kancing. Tulis perintah untuk menambah tiga kancing sebanyak empat kali. Buat tabel putaran 0 sampai 4, isi jumlah kancing pada setiap baris, lalu jelaskan berapa kali perintah “tambah” benar-benar dijalankan.

Sumber belajar

Penjelasan dan contoh disusun ulang untuk materi ini; sumber dapat dibuka untuk belajar lebih lanjut.

Cek pemahaman: Pengulangan: Langkah yang Dikerjakan Berkali-kali

Lembar kerja · jawab langsung di halaman ini

Soal
3

Memuat soal…