Pengukuran Panjang: Alat Ukur dan Tangga Satuan Panjang
Belajar pengukuran panjang untuk SD: satuan baku, alat ukur panjang, cara memakai penggaris, dan tangga satuan panjang km sampai mm + contoh soal.
- Mapel
- Fisika
- Jenjang
- SD
- Waktu baca
- 5 menit
- Terbit
- 8 Oktober 2026
Pengukuran panjang adalah kegiatan membandingkan panjang suatu benda dengan satuan baku, misalnya sentimeter (cm) atau meter (m). Alat ukur panjang yang paling sering dipakai adalah penggaris (mistar), meteran jahit, dan meteran gulung. Satuan panjang dalam Sistem Internasional (SI) adalah meter, dan 1 m sama dengan 100 cm.
Satuan Baku dan Satuan Tidak Baku
Dulu orang mengukur dengan jengkal, depa, hasta, atau langkah kaki. Satuan seperti ini disebut satuan tidak baku karena hasilnya berbeda untuk setiap orang. Meja yang panjangnya 6 jengkal tangan ayah bisa menjadi 8 jengkal tangan adik.
Agar hasil pengukuran sama di mana saja, kita memakai satuan baku, seperti milimeter (mm), sentimeter (cm), meter (m), dan kilometer (km). Satu meter di Jakarta sama panjangnya dengan satu meter di Papua.
Hasil pengukuran harus ditulis lengkap: angka dan satuannya. Tulisan "panjang 40" belum jelas. Panjang 40 cm kira-kira sepanjang lengan bawahmu, sedangkan 40 m hampir sepanjang lapangan sepak bola mini.
Alat Ukur Panjang dan Kegunaannya
Setiap alat ukur cocok untuk benda tertentu. Pilih alat yang sesuai dengan panjang dan bentuk benda.
| Alat ukur | Panjang yang dapat diukur | Contoh penggunaan |
|---|---|---|
| Penggaris (mistar) | Biasanya sampai 30 cm, skala terkecil 1 mm | Panjang buku, pensil, dan penghapus |
| Meteran jahit | Biasanya sampai 150 cm, lentur | Lingkar pinggang dan panjang lengan baju |
| Meteran gulung | Beberapa meter, pitanya dari logam | Panjang meja, lebar pintu, dan ukuran kamar |
| Jangka sorong dan mikrometer sekrup | Benda kecil, sangat teliti | Diameter kelereng dan tebal kertas (dipelajari di SMP) |
Mengukur lebar lapangan dengan penggaris 30 cm akan lama dan mudah salah. Sebaliknya, mengukur tebal buku dengan meteran gulung kurang teliti. Jadi, memilih alat yang tepat adalah langkah pertama pengukuran yang baik.
Cara Mengukur Panjang dengan Penggaris yang Benar
- Letakkan penggaris sejajar dengan sisi benda yang diukur.
- Tempatkan salah satu ujung benda tepat pada angka 0, bukan pada ujung plastik penggaris.
- Lihat skala dengan mata tegak lurus tepat di atas tanda, jangan dari samping.
- Baca angka yang sejajar dengan ujung benda yang lain.
- Tulis hasilnya lengkap dengan satuan, misalnya 15 cm.
Bagaimana jika ujung benda tidak berada di angka 0, misalnya karena ujung penggaris patah? Kurangi bacaan ujung akhir dengan bacaan ujung awal. Jika benda dimulai pada angka 2 cm dan berakhir pada 17 cm, panjangnya cm.
Tangga Satuan Panjang dan Cara Mengubahnya
Satuan panjang dapat disusun seperti anak tangga. Dari atas ke bawah urutannya adalah km, hm, dam, m, dm, cm, dan mm.
- Turun satu anak tangga: angkanya dikali 10.
- Naik satu anak tangga: angkanya dibagi 10.
| Dari | Ke | Caranya | Contoh |
|---|---|---|---|
| km | m | turun 3 tangga, dikali 1.000 | 2 km = 2.000 m |
| m | cm | turun 2 tangga, dikali 100 | 3 m = 300 cm |
| cm | mm | turun 1 tangga, dikali 10 | 4 cm = 40 mm |
| cm | m | naik 2 tangga, dibagi 100 | 250 cm = 2,5 m |
| m | km | naik 3 tangga, dibagi 1.000 | 1.500 m = 1,5 km |
Ingat logikanya: satuan yang lebih kecil menghasilkan angka yang lebih besar untuk benda yang sama. Panjang tali tidak berubah ketika satuannya diganti; yang berubah hanya angka dan satuannya.
Contoh Soal Pengukuran Panjang dan Pembahasan
Contoh 1: penggaris tidak mulai dari nol
Ujung sebuah pita berada pada tanda 2 cm dan 17 cm. Berapa panjang pita?
Pembahasan: panjang = bacaan akhir − bacaan awal cm. Untuk mengecek, bayangkan pita digeser 2 cm ke kiri sampai ujungnya di angka 0. Ujung lainnya sekarang berada di 15 cm.
Contoh 2: mengubah sentimeter ke meter
Panjang tali 250 cm. Berapa meter panjang tali itu?
Pembahasan: dari cm ke m naik dua anak tangga, jadi dibagi 100: m. Cek kembali: cm.
Contoh 3: menjumlahkan panjang dengan satuan berbeda
Ani punya pita 1 m 25 cm dan pita lain 80 cm. Jika kedua pita disambung tanpa tumpang tindih, berapa panjangnya?
Pembahasan: samakan satuan dulu. 1 m 25 cm cm. Panjang sambungan cm, atau 2,05 m.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Ringkasan
- Pengukuran panjang membandingkan panjang benda dengan satuan baku.
- Satuan SI untuk panjang adalah meter: 1 km = 1.000 m, 1 m = 100 cm, 1 cm = 10 mm.
- Ukur dari angka 0, letakkan penggaris sejajar, dan baca skala dengan mata tegak lurus.
- Pada tangga satuan panjang, turun dikali 10 dan naik dibagi 10.
Materi Terkait
- Macam-Macam Gaya dan Contohnya: materi IPA SD tentang tarikan dan dorongan.
- Perpindahan Kalor: konduksi, konveksi, dan radiasi di sekitar kita.
- Rumus Massa Jenis: di SMP, hasil pengukuran panjang dipakai untuk menghitung volume dan massa jenis.
- Lihat semua materi di halaman mapel Fisika.
Sumber belajar
- OpenStax College Physics 2e — Physical Quantities and Units
- BIPM — The International System of Units (SI)
- Wikipedia bahasa Indonesia — Meter
Penjelasan dan contoh disusun ulang untuk materi ini; sumber dapat dibuka untuk belajar lebih lanjut.
Latihan soal Pengukuran Panjang
- Soal
- 4
Memuat soal…