Osilasi Harmonik Sederhana: Fase, Turunan, dan Energi

Menganalisis model x = A cos(ωt), menurunkan kecepatan dan percepatan, serta memeriksa kekekalan energi.

Mapel
Fisika
Jenjang
Kuliah
Waktu baca
3 menit
Terbit
8 Oktober 2026

Tujuan dan prasyarat

Kamu akan menghubungkan gaya pemulih dengan persamaan osilasi, menentukan periode dan frekuensi, serta memperoleh kecepatan dan percepatan dari turunan posisi. Prasyaratnya adalah kalkulus dasar, trigonometri dalam radian, hukum II Newton, dan energi pegas. Kita memakai pegas ideal linear, massa tetap, tanpa redaman atau gaya penggerak luar, dan posisi diukur dari titik setimbang.

Dari gaya pemulih ke persamaan gerak

Gaya pegas relatif terhadap titik setimbang adalah F=−kxF=-kx. Konstanta k bersatuan N/m dan x dalam meter. Tanda negatif menyatakan gaya menuju titik setimbang, berlawanan dengan simpangan. Hukum II Newton memberi mx¨=−kxm\ddot x=-kx, atau x¨+ω2x=0\ddot x+\omega^2x=0, dengan ω=k/m\omega=\sqrt{k/m}. Dua titik di atas x berarti turunan kedua terhadap waktu, yaitu percepatan.

Solusi umumnya x(t)=Acos⁡(ωt+ϕ)x(t)=A\cos(\omega t+\phi). A adalah amplitudo maksimum dalam m, ω\omega frekuensi sudut dalam rad/s, dan ϕ\phi fase awal dalam radian. Visual menggunakan ϕ=0\phi=0, jadi benda mulai pada x=Ax=A dengan kecepatan nol. Solusi ini bukan keadaan awal paling umum; memilih fase nol berarti kita sudah menentukan cara awal geraknya.

Periode T=2π/ωT=2\pi/\omega bersatuan sekon. Frekuensi biasa f=1/T=ω/(2π)f=1/T=\omega/(2\pi) bersatuan hertz, Hz. Frekuensi sudut 2 rad/s tidak sama dengan 2 Hz, karena satu putaran fase lengkap memerlukan 2π2\pi radian. Dalam model pegas linear ini, mengubah amplitudo tidak mengubah periode jika k dan m tetap.

Turunan menjelaskan perubahan gerak

Untuk fase nol, v=x˙=−Aωsin⁡(ωt)v=\dot x=-A\omega\sin(\omega t) dan a=x¨=−Aω2cos⁡(ωt)=−ω2xa=\ddot x=-A\omega^2\cos(\omega t)=-\omega^2x. Kelajuan maksimum AωA\omega terjadi saat melewati titik setimbang. Besar percepatan maksimum Aω2A\omega^2 terjadi di simpangan ekstrem. Di ekstrem, kecepatan nol tetapi percepatan tidak nol. Di titik setimbang, percepatan nol tetapi kelajuan justru maksimum. Dua pernyataan ini sering tertukar.

Energi total E=12mv2+12kx2=12kA2E=\tfrac12mv^2+\tfrac12kx^2=\tfrac12kA^2 tetap untuk model tanpa redaman. Energi kinetik dan potensial saling bertukar. Pada sistem nyata dengan gesekan, amplitudo dapat mengecil; visual ini tidak menunjukkan mekanisme tersebut. Jika posisi diukur dari setimbang pada pegas vertikal, model simpangan masih serupa, tetapi gravitasi telah menentukan pergeseran posisi setimbangnya.

Simpangan pada osilasi harmonik0246810-2-1,2-0,40,41,22t (s)x (m)

x(t) = 1 cos(2t)

Osilasi ideal tanpa redaman, fase awal nol. Grafik menunjukkan simpangan terhadap waktu.

x = 1 m

T = 3,142 s

Simpangan pada osilasi harmonik

Contoh 1: setelan awal visual

Ambil A = 1 m dan ω=2\omega=2 rad/s. Periode T=π≈3,142T=\pi\approx3{,}142 s dan frekuensi f=1/π≈0,318f=1/\pi\approx0{,}318 Hz. Pada t=T/4=π/4≈0,785t=T/4=\pi/4\approx0{,}785 s, fase ωt=π/2\omega t=\pi/2. Posisi nol, kecepatan −2 m/s, dan percepatan nol. Cek tanda: benda mulai dari x positif dan sedang menuju arah negatif. Pada t = T/2, posisi −1 m, kecepatan nol, dan percepatan +4 m/s² menuju setimbang.

Contoh 2: pegas dengan parameter fisik

Massa 0,5 kg terpasang pada pegas k = 8 N/m dengan amplitudo 0,2 m. Frekuensi sudut 8/0,5=4\sqrt{8/0{,}5}=4 rad/s. Periode T=2π/4≈1,571T=2\pi/4\approx1{,}571 s. Kelajuan maksimum vmax⁡=0,2(4)=0,8v_{\max}=0{,}2(4)=0{,}8 m/s. Energi total E=12(8)(0,2)2=0,16E=\tfrac12(8)(0{,}2)^2=0{,}16 J. Pemeriksaan di setimbang: 12(0,5)(0,8)2=0,16\tfrac12(0{,}5)(0{,}8)^2=0{,}16 J, sama dengan energi potensial pada simpangan maksimum. Visual boleh mengubah A dan ω; penentuan k serta m tambahan merupakan interpretasi fisik model.

Kekeliruan dan cek mandiri

Gerak bolak-balik tidak otomatis harmonik sederhana; hubungan percepatan dengan simpangan harus linear dan berlawanan arah. Ringkasnya, bedakan A, ω, f, dan fase. Bila A dilipatgandakan pada ω tetap, periode tetap, kelajuan maksimum menjadi dua kali, dan energi menjadi empat kali jika k tetap. Jelaskan tiga hasil ini dari rumus, lalu bandingkan dengan visual.

Sumber belajar

Penjelasan dan contoh disusun ulang untuk materi ini; sumber dapat dibuka untuk belajar lebih lanjut.

Cek pemahaman: Osilasi Harmonik Sederhana: Fase, Turunan, dan Energi

Lembar kerja · jawab langsung di halaman ini

Soal
3

Memuat soal…