Teorema Pythagoras dan jarak diagonal
Menentukan sisi segitiga siku-siku dengan kuadrat panjang, lalu memeriksa hasil melalui geometri dan satuan.
- Mapel
- Matematika
- Jenjang
- SMP
- Waktu baca
- 2 menit
- Terbit
- 8 Oktober 2026
Tujuan dan prasyarat
Kamu akan mengenali sisi miring, menggunakan teorema Pythagoras untuk mencari panjang, serta menilai apakah tiga panjang dapat membentuk segitiga siku-siku. Bekalnya adalah kuadrat, akar kuadrat positif, dan pengenalan sudut siku-siku. Gambarlah sketsa dan tandai sudut 90 derajat sebelum memasukkan angka ke rumus.
Mengapa kuadrat panjang muncul?
Pada segitiga siku-siku, dua sisi yang bertemu pada sudut siku-siku disebut sisi siku-siku. Sisi di hadapan sudut 90 derajat disebut sisi miring atau hipotenusa. Jika sisi siku-siku panjangnya dan , serta hipotenusa panjangnya , teorema Pythagoras menyatakan .
Bayangkan persegi dibangun pada setiap sisi. Rumus tersebut membandingkan luas persegi, bukan langsung menjumlahkan panjang sisi. Luas dua persegi pada sisi siku-siku sama dengan luas persegi pada hipotenusa. Inilah sebabnya sisi miring bukan . Jalur mengikuti kedua sisi berbelok lebih panjang daripada diagonal lurus yang menghubungkan ujungnya.
Kita dapat melihat gagasan pembuktiannya melalui persegi besar dengan sisi . Letakkan empat segitiga siku-siku yang sama di sudutnya sehingga sebuah persegi dengan sisi berada di tengah. Luas persegi besar sama dengan luas empat segitiga ditambah . Mengurangi dari kedua sisi memberi . Susunan ini menjelaskan hubungan tanpa harus mengukur diagonal satu per satu.
Menentukan sisi yang belum diketahui
Jika hipotenusa dicari, jumlahkan kuadrat kedua sisi siku-siku dan ambil akar positif: . Jika sebuah sisi siku-siku dicari, kurangkan kuadrat sisi siku-siku lain dari kuadrat hipotenusa: . Panjang memakai akar positif karena jarak tidak negatif. Samakan satuan panjang sebelum menguadratkan.
Contoh 1: diagonal lapangan kecil
Persegi panjang berukuran 8 meter kali 15 meter. Berapa jarak lurus antara dua sudut berhadapan?
- Diagonal membagi persegi panjang menjadi dua segitiga siku-siku. Sisi siku-sikunya 8 dan 15 meter.
- Hitung .
- Ambil akar: meter.
- Periksa: 17 lebih panjang dari 15 dan 8, tetapi lebih pendek dari jalur tepi meter. juga sesuai jumlah kuadrat tadi.
Contoh 2: tangga bersandar
Tangga sepanjang 10 meter bersandar pada dinding tegak. Kakinya berjarak 6 meter dari dinding. Berapa tinggi ujung tangga dari tanah, dengan tanah datar?
- Dinding dan tanah membentuk sudut siku-siku. Tangga adalah hipotenusa, bukan sisi siku-siku.
- Dengan tinggi , berlaku .
- Maka , sehingga meter.
- Periksa: . Tinggi lebih pendek daripada tangga, sesuai gambar.
Kesalahan yang perlu dihindari
Teorema ini membutuhkan segitiga siku-siku; jangan menerapkannya pada setiap segitiga. Jangan menjumlahkan kuadrat jika sisi yang dicari adalah sisi siku-siku. Jangan menulis hasil panjang dalam meter persegi: kuadrat dipakai selama proses, tetapi setelah mengambil akar, hasil kembali berupa meter. Untuk memeriksa tiga sisi, gunakan sisi terpanjang sebagai calon hipotenusa.
Ringkasan dan cek mandiri
Tandai sudut siku-siku, tentukan hipotenusa, lalu pilih penjumlahan atau pengurangan kuadrat. Apakah sisi 5, 12, dan 13 membentuk segitiga siku-siku? Ya, karena . Jelaskan mengapa mengganti 13 dengan 14 membuat pemeriksaan itu gagal.
Sumber belajar
Penjelasan dan contoh disusun ulang untuk materi ini; sumber dapat dibuka untuk belajar lebih lanjut.
Cek pemahaman: Teorema Pythagoras dan jarak diagonal
- Soal
- 3
Memuat soal…