Usaha oleh Gaya Berubah: Rumus Integral dan Dot Product

Usaha oleh gaya berubah dengan integral W = ∫F dx, rumus usaha W = F·s sebagai dot product, usaha pegas, dan teorema usaha–energi, plus contoh soal.

Mapel
Fisika
Jenjang
Kuliah
Waktu baca
6 menit
Terbit
8 Oktober 2026

Usaha oleh gaya berubah dihitung dengan integral W=∫x1x2F(x) dxW = \int_{x_1}^{x_2} F(x)\,dx, yaitu luas bertanda di bawah grafik gaya terhadap posisi. Untuk gaya konstan dalam ruang, integral ini menyusut menjadi hasil kali titik (dot product) W=F⃗⋅Δr⃗=F scos⁡θW = \vec F \cdot \Delta\vec r = F\,s\cos\theta. Satuan usaha adalah joule, dengan 1 J = 1 N·m.

Rumus Usaha W = F · s sebagai Dot Product

Di SMP, usaha ditulis W=F×sW = F \times s untuk gaya yang searah perpindahan. Bentuk umumnya untuk gaya konstan adalah hasil kali titik antara vektor gaya dan vektor perpindahan:

W=F⃗⋅Δr⃗=∣F⃗∣ ∣Δr⃗∣cos⁡θW = \vec F\cdot\Delta\vec r = |\vec F|\,|\Delta\vec r|\cos\theta

Hanya komponen gaya yang sejajar perpindahan yang melakukan usaha. Dalam komponen Kartesius, kalikan komponen yang bersesuaian lalu jumlahkan: W=FxΔx+FyΔy+FzΔzW = F_x\Delta x + F_y\Delta y + F_z\Delta z. Setiap suku bersatuan N·m = J, dan hasilnya skalar.

  • 0∘≤θ<90∘0^\circ \le \theta < 90^\circ: usaha positif, gaya membantu gerak.
  • θ=90∘\theta = 90^\circ: usaha nol, misalnya gaya normal pada benda yang meluncur di lantai datar.
  • 90∘<θ≤180∘90^\circ < \theta \le 180^\circ: usaha negatif, misalnya gaya gesek kinetis.

Usaha oleh Gaya yang Membentuk Sudut

Sebuah koper ditarik dengan gaya 50 N melalui tali yang membentuk sudut 60° terhadap lantai, dan koper berpindah 10 m mendatar. Usaha gaya tarik W=50×10×cos⁡60∘=250W = 50 \times 10 \times \cos 60^\circ = 250 J. Komponen tegak gaya tarik, 50sin⁡60∘≈43,350\sin 60^\circ \approx 43{,}3 N, tidak melakukan usaha karena tegak lurus perpindahan, tetapi memperkecil gaya normal.

Usaha oleh Gaya Berubah: Integral dan Luas di Bawah Grafik

Jika gaya berubah terhadap posisi, rumus F sF\,s tidak bisa dipakai langsung karena setiap bagian lintasan menerima gaya berbeda. Bagi lintasan menjadi potongan kecil Δxi\Delta x_i. Usaha pada setiap potongan mendekati F(xi) ΔxiF(x_i)\,\Delta x_i, sehingga usaha total mendekati jumlah Riemann. Dalam limit potongan sangat kecil, jumlah ini menjadi integral:

W=lim⁡Δxi→0∑iF(xi) Δxi=∫x1x2F(x) dxW = \lim_{\Delta x_i\to 0}\sum_i F(x_i)\,\Delta x_i = \int_{x_1}^{x_2} F(x)\,dx

Secara geometris, integral ini adalah luas bertanda di bawah grafik gaya terhadap posisi. Untuk gerak ke arah x positif, daerah di atas sumbu memberi usaha positif dan daerah di bawahnya memberi usaha negatif. Untuk lintasan tiga dimensi yang melengkung, bentuk umumnya adalah integral garis W=∫CF⃗⋅dr⃗W = \int_C \vec F\cdot d\vec r.

Usaha Gaya Pegas

Gaya pegas ideal Fs=−kxF_s = -kx adalah contoh klasik gaya berubah. Saat ujung pegas bergeser dari x1x_1 ke x2x_2:

Ws=∫x1x2(−kx) dx=−12k(x22−x12)W_s = \int_{x_1}^{x_2} (-kx)\,dx = -\tfrac12 k\left(x_2^2 - x_1^2\right)

Jika pegas diregangkan dari 0 ke AA, usaha pegas adalah −12kA2-\tfrac12 kA^2. Tanda negatif berarti pegas melawan regangan. Energi itu tersimpan sebagai energi potensial pegas 12kA2\tfrac12 kA^2.

Teorema Usaha–Energi Kinetik

Teorema usaha–energi menyatakan bahwa usaha total semua gaya pada partikel sama dengan perubahan energi kinetiknya:

Wnet=K2−K1=12mv22−12mv12W_{\text{net}} = K_2 - K_1 = \tfrac12 m v_2^2 - \tfrac12 m v_1^2

Buktinya singkat. Dari hukum Newton 2, Fnet=m dvdt=m v dvdxF_{\text{net}} = m\,\dfrac{dv}{dt} = m\,v\,\dfrac{dv}{dx}, sehingga Fnet dx=m v dvF_{\text{net}}\,dx = m\,v\,dv. Integralkan kedua ruas dari keadaan 1 ke keadaan 2. Teorema ini berguna saat kita mencari kelajuan setelah benda menempuh suatu jarak tanpa perlu mengetahui waktunya.

Komponen vektor
Vektor tiga dimensi
Komponen vektor
v = (1, 2, 2)
Panjang vektor
∣v⃗∣=x2+y2+z2=12+22+22=9=3|\vec{v}| = \sqrt{x^2 + y^2 + z^2} = \sqrt{1^2 + 2^2 + 2^2} = \sqrt{9} = 3
Sudut arah (terhadap sumbu x, y, z)
cos⁡α=x∣v⃗∣=13≈0,33,α≈70,5∘\cos \alpha = \frac{x}{|\vec{v}|} = \frac{1}{3} \approx 0{,}33,\quad \alpha \approx 70{,}5^\circcos⁡β=y∣v⃗∣=23≈0,67,β≈48,2∘\cos \beta = \frac{y}{|\vec{v}|} = \frac{2}{3} \approx 0{,}67,\quad \beta \approx 48{,}2^\circcos⁡γ=z∣v⃗∣=23≈0,67,γ≈48,2∘\cos \gamma = \frac{z}{|\vec{v}|} = \frac{2}{3} \approx 0{,}67,\quad \gamma \approx 48{,}2^\circ

Garis putus-putus memproyeksikan ujung vektor ke bidang xy dan ke tiap sumbu.

Vektor 3D interaktif: komponen dan panjang

Eksplorasi Visual: Dot Product Gaya dan Perpindahan

Visual vektor di atas menampilkan vektor (1,2,2)(1, 2, 2). Anggap vektor itu perpindahan Δr⃗\Delta\vec r dalam meter. Panjangnya 12+22+22=3\sqrt{1^2 + 2^2 + 2^2} = 3 m, dan sudutnya terhadap sumbu x memenuhi cos⁡α=1/3\cos\alpha = 1/3, sekitar 70,5°. Gunakan visual ini untuk Contoh 1: bayangkan gaya dengan komponen yang diketahui bekerja sepanjang perpindahan itu.

Contoh Soal Usaha oleh Gaya Berubah dan Pembahasan

Contoh 1: usaha sebagai dot product

Gaya konstan F⃗=(4,−1,2)\vec F = (4, -1, 2) N memindahkan benda sejauh Δr⃗=(1,2,2)\Delta\vec r = (1, 2, 2) m. Berapa usahanya?

Pembahasan: W=4(1)+(−1)(2)+2(2)=4−2+4=6W = 4(1) + (-1)(2) + 2(2) = 4 - 2 + 4 = 6 J. Komponen y menyumbang −2 J karena gaya dan perpindahan berlawanan pada arah itu. Cek dengan sudut: ∣F⃗∣=21≈4,583|\vec F| = \sqrt{21} \approx 4{,}583 N, sehingga cos⁡θ=6/(4,583×3)≈0,436\cos\theta = 6/(4{,}583 \times 3) \approx 0{,}436 dan θ≈64,1∘\theta \approx 64{,}1^\circ. Sudut lancip sesuai dengan usaha positif.

Contoh 2: gaya linear dan kelajuan akhir

Resultan gaya F(x)=2x+1F(x) = 2x + 1 (F dalam N, x dalam m) bekerja pada benda 2 kg yang mula-mula diam, dari x = 0 sampai x = 3 m. Berapa usaha dan kelajuan akhirnya?

Pembahasan: W=∫03(2x+1) dx=[x2+x]03=12W = \int_0^3 (2x + 1)\,dx = \left[x^2 + x\right]_0^3 = 12 J. Cek dengan luas trapesium: gaya awal 1 N dan gaya akhir 7 N, sehingga W=12(1+7)(3)=12W = \tfrac12(1 + 7)(3) = 12 J. Dengan teorema usaha–energi, 12(2)v2=12\tfrac12(2)v^2 = 12, sehingga v=12≈3,46v = \sqrt{12} \approx 3{,}46 m/s. Memakai gaya akhir saja, 7×3=217 \times 3 = 21 J, memberi hasil yang terlalu besar.

Contoh 3: pegas memperlambat benda

Benda 1 kg dengan energi kinetik awal 1 J bergerak ke arah x positif di bidang licin sambil menekan pegas k = 4 N/m, dari x = 0 sampai x = 0,5 m. Berapa kelajuannya di x = 0,5 m?

Pembahasan: usaha pegas Ws=−12(4)(0,52)=−0,5W_s = -\tfrac12(4)(0{,}5^2) = -0{,}5 J. Cek dengan luas segitiga bertanda: alas 0,5 m dan gaya akhir −2 N, jadi −12(0,5)(2)=−0,5-\tfrac12(0{,}5)(2) = -0{,}5 J. Energi kinetik akhir K2=1−0,5=0,5K_2 = 1 - 0{,}5 = 0{,}5 J, sehingga v2=2(0,5)/1=1v_2 = \sqrt{2(0{,}5)/1} = 1 m/s.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Ringkasan

  • Gaya konstan: W=F⃗⋅Δr⃗=F scos⁡θW = \vec F\cdot\Delta\vec r = F\,s\cos\theta, dihitung per komponen lalu dijumlahkan.
  • Gaya berubah: W=∫F(x) dxW = \int F(x)\,dx, yaitu luas bertanda di bawah grafik F–x.
  • Usaha pegas dari 0 ke A adalah −12kA2-\tfrac12 kA^2.
  • Teorema usaha–energi: usaha total sama dengan perubahan energi kinetik.

Materi Terkait

Sumber belajar

Penjelasan dan contoh disusun ulang untuk materi ini; sumber dapat dibuka untuk belajar lebih lanjut.

Latihan soal Usaha Gaya Berubah

Lembar kerja · jawab langsung di halaman ini

Soal
5

Memuat soal…