Rumus Peluang Kejadian Matematika dan Contoh Soal

Rumus peluang P(A) = n(A)/n(S), ruang sampel, peluang komplemen, frekuensi harapan, kejadian saling lepas dan saling bebas, plus contoh soal dadu dan koin.

Mapel
Matematika
Jenjang
SMA
Waktu baca
4 menit
Terbit
8 Oktober 2026

Rumus peluang suatu kejadian adalah P(A)=n(A)n(S)P(A)=\frac{n(A)}{n(S)}, yaitu banyak hasil yang diinginkan dibagi banyak semua hasil yang mungkin, asalkan setiap hasil sama mungkin terjadi. Nilai peluang selalu di antara 0 dan 1. Contohnya, peluang muncul angka genap pada satu dadu adalah 36=12\frac36=\frac12.

Apa Itu Peluang?

Peluang mengukur seberapa mungkin suatu kejadian terjadi. Untuk menghitungnya, kita perlu dua istilah:

  • Ruang sampel SS: himpunan semua hasil yang mungkin. Satu dadu: S={1,2,3,4,5,6}S=\{1,2,3,4,5,6\}, jadi n(S)=6n(S)=6.
  • Kejadian AA: bagian dari ruang sampel yang memenuhi syarat. Angka prima: A={2,3,5}A=\{2,3,5\}, jadi n(A)=3n(A)=3.

Peluang 0 berarti mustahil (misalnya angka 7 pada dadu), dan peluang 1 berarti pasti terjadi.

Ruang Sampel Dua Koin dan Dua Dadu

Gunakan urutan agar tidak ada hasil yang terlewat. Dua koin (G = gambar, A = angka) mempunyai 4 hasil: GG, GA, AG, AA. GA dan AG berbeda, karena koin pertama dan kedua bisa dibedakan.

Dua dadu mempunyai 6×6=366\times6=36 hasil. Tabel berikut membantu menghitung jumlah mata dadu:

Jumlah mata Pasangan Banyak
7 (1,6) (2,5) (3,4) (4,3) (5,2) (6,1) 6
8 (2,6) (3,5) (4,4) (5,3) (6,2) 5
10 (4,6) (5,5) (6,4) 3

Peluang Komplemen dan Frekuensi Harapan

Komplemen AcA^c berarti "A tidak terjadi". Karena keduanya mengisi seluruh ruang sampel, P(Ac)=1−P(A)P(A^c)=1-P(A). Cara ini sangat berguna untuk soal "paling sedikit satu".

Frekuensi harapan adalah perkiraan berapa kali kejadian muncul dalam nn percobaan: Fh=P(A)×nF_h=P(A)\times n. Jika dadu dilempar 120 kali, angka prima diharapkan muncul sekitar 12×120=60\frac12\times120=60 kali. Hasil nyata bisa sedikit berbeda; frekuensi harapan adalah perkiraan, bukan jaminan.

Peluang Kejadian Majemuk: Saling Lepas dan Saling Bebas

Untuk dua kejadian AA dan BB:

P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)P(A\cup B)=P(A)+P(B)-P(A\cap B)
  • Saling lepas: AA dan BB tidak bisa terjadi bersamaan, jadi P(A∩B)=0P(A\cap B)=0 dan P(A∪B)=P(A)+P(B)P(A\cup B)=P(A)+P(B).
  • Saling bebas: terjadinya AA tidak memengaruhi BB, jadi P(A∩B)=P(A)×P(B)P(A\cap B)=P(A)\times P(B).

Pengambilan dengan dan tanpa Pengembalian

Jika benda diambil tanpa pengembalian, isi kantong berubah sehingga peluang tahap kedua ikut berubah. Peluang ini disebut peluang bersyarat:

P(A lalu B)=P(A)×P(B∣A)P(A\text{ lalu }B)=P(A)\times P(B\mid A)

Jika benda dikembalikan, isi kantong kembali seperti semula dan kedua pengambilan saling bebas.

Kombinasi untuk Menghitung Ruang Sampel yang Besar

Jika hasilnya terlalu banyak untuk didaftar, gunakan kombinasi. Banyak cara memilih rr benda dari nn benda tanpa memperhatikan urutan adalah

C(n,r)=n!r! (n−r)!.C(n,r)=\frac{n!}{r!\,(n-r)!}.

Contoh: dari 5 bola (3 merah, 2 biru) diambil 2 sekaligus. Semua kemungkinan C(5,2)=10C(5,2)=10, dan kemungkinan keduanya merah C(3,2)=3C(3,2)=3. Peluangnya 310\frac3{10}, sama dengan hasil cara bertahap pada Contoh 4 di bawah. Jika urutan diperhatikan, misalnya memilih ketua dan wakil, gunakan permutasi P(n,r)=n!(n−r)!P(n,r)=\frac{n!}{(n-r)!}.

Contoh Soal Peluang dan Pembahasan

Contoh 1: Jumlah dua dadu

Dua dadu dilempar. Peluang jumlah mata 7 adalah 636=16\frac6{36}=\frac16, karena ada 6 pasangan dari tabel di atas.

Contoh 2: Paling sedikit satu gambar

Dua koin dilempar. Komplemen dari "paling sedikit satu gambar" adalah AA, dengan peluang 14\frac14. Jadi peluangnya 1−14=341-\frac14=\frac34.

Contoh 3: Kartu as atau hati

Dari 52 kartu remi, ambil satu. P(as)=452P(\text{as})=\frac4{52}, P(hati)=1352P(\text{hati})=\frac{13}{52}, dan as hati dihitung dua kali, 152\frac1{52}. Maka P=4+13−152=1652=413P=\frac{4+13-1}{52}=\frac{16}{52}=\frac4{13}.

Contoh 4: Bola tanpa pengembalian

Kantong berisi 3 bola merah dan 2 biru. Dua bola diambil satu per satu tanpa pengembalian. Peluang keduanya merah =35×24=620=310=\frac35\times\frac24=\frac6{20}=\frac3{10}. Jika bola pertama dikembalikan, peluangnya menjadi 35×35=925\frac35\times\frac35=\frac9{25}.

Contoh 5: Frekuensi harapan

Sebuah dadu dilempar 120 kali. Peluang muncul angka prima (2, 3, atau 5) adalah 36=12\frac36=\frac12, sehingga frekuensi harapannya 12×120=60\frac12\times120=60 kali. Jika hasil nyata 57 atau 63 kali, itu wajar karena percobaan acak selalu sedikit bervariasi.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Menggabungkan GA dan AG menjadi satu hasil.
  • Tetap memakai penyebut awal setelah benda diambil tanpa pengembalian.
  • Menghitung irisan dua kali pada kejadian yang tidak saling lepas.

Ringkasan

  • P(A)=n(A)n(S)P(A)=\frac{n(A)}{n(S)} untuk hasil yang sama mungkin; 0≤P(A)≤10\le P(A)\le1.
  • P(Ac)=1−P(A)P(A^c)=1-P(A); frekuensi harapan Fh=P(A)×nF_h=P(A)\times n.
  • Gabungan: P(A∪B)=P(A)+P(B)−P(A∩B)P(A\cup B)=P(A)+P(B)-P(A\cap B).
  • Tanpa pengembalian: kalikan peluang tiap tahap dengan isi kantong yang sudah berubah.

Materi Terkait

Peluang selalu berbentuk pecahan, jadi pastikan lancar penjumlahan pecahan. Peluang percobaan berulang, misalnya tiga kali berturut-turut muncul gambar, yaitu (12)3=18\left(\frac12\right)^3=\frac18, memakai perpangkatan dari eksponen dan logaritma. Di kuliah, peluang variabel kontinu dihitung dengan integral tentu.

Sumber belajar

Penjelasan dan contoh disusun ulang untuk materi ini; sumber dapat dibuka untuk belajar lebih lanjut.

Latihan soal Peluang Kejadian

Lembar kerja · jawab langsung di halaman ini

Soal
5

Memuat soal…