Vektor 3 Dimensi dan Dot Product (Perkalian Titik)

Vektor 3 dimensi: komponen, panjang vektor, vektor satuan, dot product atau perkalian titik, sudut antara dua vektor, proyeksi, dan contoh soal.

Mapel
Matematika
Jenjang
Kuliah
Waktu baca
5 menit
Terbit
8 Oktober 2026

Vektor 3 dimensi adalah vektor dengan tiga komponen, u=⟨ux,uy,uz⟩\mathbf u=\langle u_x,u_y,u_z\rangle, yang panjangnya ∣u∣=ux2+uy2+uz2|\mathbf u|=\sqrt{u_x^2+u_y^2+u_z^2}. Dot product atau perkalian titik dua vektor adalah u⋅v=uxvx+uyvy+uzvz=∣u∣∣v∣cos⁡θ\mathbf u\cdot\mathbf v=u_xv_x+u_yv_y+u_zv_z=|\mathbf u||\mathbf v|\cos\theta, hasilnya berupa skalar. Dot product nol menandakan dua vektor bukan nol saling tegak lurus.

Apa Itu Vektor 3 Dimensi?

Vektor adalah besaran yang mempunyai besar dan arah. Di ruang tiga dimensi, vektor ditulis dengan tiga komponen terhadap sumbu xx, yy, dan zz yang saling tegak lurus. Ada beberapa notasi yang setara:

u=⟨1,2,2⟩=(122)=i+2j+2k\mathbf u=\langle1,2,2\rangle=\begin{pmatrix}1\\2\\2\end{pmatrix}=\mathbf i+2\mathbf j+2\mathbf k

Vektor ⟨1,2,2⟩\langle1,2,2\rangle berarti bergerak 1 satuan ke arah xx positif, 2 ke arah yy positif, dan 2 ke arah zz positif. Vektor dari titik AA ke BB dihitung dengan AB→=B−A\overrightarrow{AB}=B-A.

Penjumlahan vektor dilakukan per komponen, dan perkalian skalar mengalikan setiap komponen: 2⟨1,2,2⟩=⟨2,4,4⟩2\langle1,2,2\rangle=\langle2,4,4\rangle.

Panjang Vektor 3 Dimensi dan Vektor Satuan

Panjang (norma) vektor diperoleh dengan teorema Pythagoras dua kali: pertama pada bidang xyxy, lalu dengan komponen zz:

∣u∣=ux2+uy2+uz2|\mathbf u|=\sqrt{u_x^2+u_y^2+u_z^2}

Vektor satuan searah u\mathbf u adalah u^=u∣u∣\hat{\mathbf u}=\frac{\mathbf u}{|\mathbf u|}, panjangnya 1. Vektor nol tidak punya arah, jadi tidak dapat dinormalkan.

Sudut vektor terhadap sumbu-sumbu (kosinus arah) adalah cos⁡α=ux∣u∣\cos\alpha=\frac{u_x}{|\mathbf u|}, cos⁡β=uy∣u∣\cos\beta=\frac{u_y}{|\mathbf u|}, cos⁡γ=uz∣u∣\cos\gamma=\frac{u_z}{|\mathbf u|}, dan selalu berlaku cos⁡2α+cos⁡2β+cos⁡2γ=1\cos^2\alpha+\cos^2\beta+\cos^2\gamma=1.

Dot Product (Perkalian Titik): Rumus dan Makna

Dot product didefinisikan secara aljabar sebagai jumlah hasil kali komponen yang bersesuaian:

u⋅v=uxvx+uyvy+uzvz\mathbf u\cdot\mathbf v=u_xv_x+u_yv_y+u_zv_z

Secara geometri, u⋅v=∣u∣∣v∣cos⁡θ\mathbf u\cdot\mathbf v=|\mathbf u||\mathbf v|\cos\theta, dengan θ\theta sudut antara kedua vektor (0≤θ≤180∘0\le\theta\le180^\circ). Tanda dot product memberi informasi arah:

Dot product Sudut θ\theta Arti
positif lancip (<90∘<90^\circ) searah sebagian
nol 90∘90^\circ tegak lurus (untuk vektor bukan nol)
negatif tumpul (>90∘>90^\circ) berlawanan sebagian

Sifat penting: u⋅u=∣u∣2\mathbf u\cdot\mathbf u=|\mathbf u|^2, komutatif, dan distributif terhadap penjumlahan. Dalam fisika, dot product gaya dan perpindahan memberi usaha; materi itu dibahas di mapel Fisika.

Sudut antara Dua Vektor dan Syarat Tegak Lurus

Dari rumus geometri, sudut antara dua vektor bukan nol adalah

θ=arccos⁡u⋅v∣u∣∣v∣.\theta=\arccos\frac{\mathbf u\cdot\mathbf v}{|\mathbf u||\mathbf v|}.

Dua vektor bukan nol tegak lurus jika dan hanya jika u⋅v=0\mathbf u\cdot\mathbf v=0. Syarat ini sering dipakai untuk mencari komponen yang belum diketahui.

Proyeksi Vektor

Proyeksi u\mathbf u pada v\mathbf v menjawab: "seberapa besar bagian u\mathbf u yang searah v\mathbf v?"

  • Proyeksi skalar (panjang proyeksi): u⋅v∣v∣\dfrac{\mathbf u\cdot\mathbf v}{|\mathbf v|}
  • Proyeksi vektor: u⋅v∣v∣2 v\dfrac{\mathbf u\cdot\mathbf v}{|\mathbf v|^2}\,\mathbf v

Tombol Proyeksi pada visual memperlihatkan proyeksi vektor ke bidang dan sumbu koordinat, yaitu kasus khusus ketika v\mathbf v adalah vektor satuan sumbu.

Perkalian Titik dan Perkalian Silang: Apa Bedanya?

Selain dot product, vektor 3 dimensi juga mempunyai perkalian silang (cross product) u×v\mathbf u\times\mathbf v. Perbedaannya:

Perkalian titik u⋅v\mathbf u\cdot\mathbf v Perkalian silang u×v\mathbf u\times\mathbf v
Hasil skalar (bilangan) vektor
Besar ∣u∣ ∣v∣cos⁡θ\vert\mathbf u\vert\,\vert\mathbf v\vert\cos\theta ∣u∣ ∣v∣sin⁡θ\vert\mathbf u\vert\,\vert\mathbf v\vert\sin\theta
Bernilai nol jika tegak lurus sejajar
Kegunaan sudut, proyeksi, usaha vektor normal, luas jajargenjang

Perkalian silang hanya didefinisikan di ruang tiga dimensi dan hasilnya tegak lurus terhadap kedua vektor.

Komponen vektor
Vektor tiga dimensi
Komponen vektor
v = (1, 2, 2)
Panjang vektor
∣v⃗∣=x2+y2+z2=12+22+22=9=3|\vec{v}| = \sqrt{x^2 + y^2 + z^2} = \sqrt{1^2 + 2^2 + 2^2} = \sqrt{9} = 3
Sudut arah (terhadap sumbu x, y, z)
cos⁡α=x∣v⃗∣=13≈0,33,α≈70,5∘\cos \alpha = \frac{x}{|\vec{v}|} = \frac{1}{3} \approx 0{,}33,\quad \alpha \approx 70{,}5^\circcos⁡β=y∣v⃗∣=23≈0,67,β≈48,2∘\cos \beta = \frac{y}{|\vec{v}|} = \frac{2}{3} \approx 0{,}67,\quad \beta \approx 48{,}2^\circcos⁡γ=z∣v⃗∣=23≈0,67,γ≈48,2∘\cos \gamma = \frac{z}{|\vec{v}|} = \frac{2}{3} \approx 0{,}67,\quad \gamma \approx 48{,}2^\circ

Garis putus-putus memproyeksikan ujung vektor ke bidang xy dan ke tiap sumbu.

Vektor 3D interaktif: komponen dan panjang

Contoh Soal Vektor 3 Dimensi dan Dot Product

Contoh 1: Panjang, vektor satuan, dan sudut terhadap sumbu

Untuk u=⟨1,2,2⟩\mathbf u=\langle1,2,2\rangle: ∣u∣=1+4+4=3|\mathbf u|=\sqrt{1+4+4}=3, vektor satuannya ⟨13,23,23⟩\langle\frac13,\frac23,\frac23\rangle. Sudut terhadap sumbu zz: cos⁡γ=23\cos\gamma=\frac23, jadi γ≈48,2∘\gamma\approx48{,}2^\circ.

Contoh 2: Menguji tegak lurus

v=⟨2,1,−2⟩\mathbf v=\langle2,1,-2\rangle. u⋅v=2+2−4=0\mathbf u\cdot\mathbf v=2+2-4=0, dan keduanya bukan vektor nol. Jadi u⊥v\mathbf u\perp\mathbf v. Cek: ∣u+v∣2=∣⟨3,3,0⟩∣2=18=32+32|\mathbf u+\mathbf v|^2=|\langle3,3,0\rangle|^2=18=3^2+3^2, sesuai Pythagoras.

Contoh 3: Sudut antara dua vektor

a=⟨1,1,0⟩\mathbf a=\langle1,1,0\rangle dan b=⟨1,0,1⟩\mathbf b=\langle1,0,1\rangle. a⋅b=1\mathbf a\cdot\mathbf b=1, ∣a∣=∣b∣=2|\mathbf a|=|\mathbf b|=\sqrt2. Maka cos⁡θ=12\cos\theta=\frac1{2} dan θ=60∘\theta=60^\circ.

Contoh 4: Proyeksi

Proyeksi u=⟨2,3,1⟩\mathbf u=\langle2,3,1\rangle pada v=⟨1,1,1⟩\mathbf v=\langle1,1,1\rangle: u⋅v=6\mathbf u\cdot\mathbf v=6 dan ∣v∣2=3|\mathbf v|^2=3. Proyeksi vektornya 2⟨1,1,1⟩=⟨2,2,2⟩2\langle1,1,1\rangle=\langle2,2,2\rangle, dan proyeksi skalarnya 63=23\frac6{\sqrt3}=2\sqrt3.

Contoh 5: Mencari komponen

Tentukan pp agar ⟨p,2,−1⟩\langle p,2,-1\rangle tegak lurus ⟨3,1,4⟩\langle3,1,4\rangle. Syarat: 3p+2−4=03p+2-4=0, jadi p=23p=\frac23.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Menjumlahkan komponen untuk mencari panjang: ∣⟨2,−3,6⟩∣=7|\langle2,-3,6\rangle|=7, bukan 55 atau 1111.
  • Menaksir sudut dari gambar perspektif. Hitung dengan rumus kosinus.
  • Menyimpulkan tegak lurus dari dot product nol padahal salah satu vektor adalah vektor nol.

Ringkasan

  • ∣u∣=ux2+uy2+uz2|\mathbf u|=\sqrt{u_x^2+u_y^2+u_z^2}; vektor satuan u∣u∣\frac{\mathbf u}{|\mathbf u|}.
  • u⋅v=uxvx+uyvy+uzvz=∣u∣∣v∣cos⁡θ\mathbf u\cdot\mathbf v=u_xv_x+u_yv_y+u_zv_z=|\mathbf u||\mathbf v|\cos\theta.
  • Dot product nol ⇔ tegak lurus (vektor bukan nol).
  • Proyeksi vektor u⋅v∣v∣2v\frac{\mathbf u\cdot\mathbf v}{|\mathbf v|^2}\mathbf v.

Materi Terkait

Panjang vektor adalah teorema Pythagoras dalam tiga dimensi, sama seperti diagonal ruang balok. Konsep gradien dan perubahan dari definisi turunan diperluas ke banyak variabel memakai vektor.

Sumber belajar

Penjelasan dan contoh disusun ulang untuk materi ini; sumber dapat dibuka untuk belajar lebih lanjut.

Latihan soal Vektor 3D dan Dot Product

Lembar kerja · jawab langsung di halaman ini

Soal
5

Memuat soal…