Simulasi Fisika Online Gratis: Panduan Eksperimen Virtual

Simulasi fisika online untuk gerak parabola, bandul, pegas, dan vektor: cara merancang eksperimen virtual, angka yang perlu dicoba, dan batas modelnya.

Mapel
Fisika
Jenjang
SMA, Kuliah
Waktu baca
10 menit
Terbit
14 Oktober 2026

Simulasi fisika online adalah model fisika yang berjalan langsung di browser: kamu mengubah besaran seperti kecepatan awal, panjang tali, atau massa beban, lalu melihat akibatnya pada gerak benda saat itu juga. Simulasi paling berguna sebagai laboratorium virtual untuk menguji prediksi dan membandingkan hasil dengan rumus. MyFismat menyediakan simulasi gratis tanpa instalasi untuk gerak parabola, bandul, pegas, penjumlahan vektor, dan plotter fungsi di halaman simulasi.

Apa Itu Simulasi Fisika dan Apa Batasannya?

Simulasi fisika adalah program yang menghitung gerak benda dari persamaan fisika, lalu menampilkannya sebagai animasi, angka, atau grafik. Simulasi gerak parabola, misalnya, menghitung posisi bola dari x=v0cos⁡θ tx = v_0\cos\theta\,t dan y=v0sin⁡θ t−12gt2y = v_0\sin\theta\,t - \tfrac12 g t^2. Simulasi bandul di MyFismat menyelesaikan persamaan geraknya secara numerik, sehingga tetap akurat pada simpangan besar.

Simulasi berguna karena dapat menampilkan yang tidak terlihat (panah komponen kecepatan, grafik percepatan), mengulang percobaan dengan cepat dan aman, serta mengubah hal yang mustahil diubah di laboratorium, misalnya gravitasi Bulan.

Namun, simulasi tetap model dengan asumsi. Gerak parabola dihitung tanpa hambatan udara, bandul dianggap bertali ringan dengan beban berupa titik, dan pegas dianggap ideal. Karena dibangun dari rumus, hasil simulasi wajar cocok dengan rumus; kecocokan itu bukan bukti bahwa kenyataan persis seperti itu. Percobaan nyata tetap diperlukan untuk menguji asumsinya.

Cara Merancang Percobaan dengan Simulasi

Susun percobaan virtual seperti percobaan di laboratorium dengan tiga jenis variabel.

  • Variabel bebas: besaran yang sengaja diubah, misalnya sudut elevasi.
  • Variabel terikat: besaran yang diukur sebagai akibatnya, misalnya jangkauan.
  • Variabel kontrol: besaran yang dijaga tetap, misalnya kelajuan awal dan nilai g.

Siapkan tabel berisi variabel bebas, hasil simulasi, dan hasil hitungan rumus. Isi untuk beberapa nilai, lalu cari polanya: naik terus, turun, atau punya puncak? Jika angka simulasi dan rumus berbeda jauh, periksa satuan, nilai g, atau syarat berlakunya rumus.

Simulasi gerak parabola0102030405003691215x (m)y (m)

x = v₀ cos(θ)t; y = v₀ sin(θ)t − ½gt²

Tanpa hambatan udara; titik awal dan akhir sama tinggi; g = 9,8 m/s². Skala sumbu menyesuaikan lintasan.

x = 0 m, y = 0 m

Jangkauan 40,816 m · tinggi maksimum 10,204 m · waktu terbang 2,886 s

Simulasi gerak parabola

Eksperimen Virtual: Sudut Terbaik pada Gerak Parabola

Pertanyaan percobaan: pada kelajuan awal yang sama, sudut berapa yang menghasilkan lemparan terjauh di tanah datar? Variabel kontrolnya kelajuan awal 20 m/s dan g=9,8g = 9{,}8 m/s².

Turunkan rumusnya lebih dulu. Bola kembali ke tanah (y=0y = 0) pada waktu T=2v0sin⁡θ/gT = 2v_0\sin\theta/g. Selama itu, bola bergerak mendatar dengan kecepatan tetap v0cos⁡θv_0\cos\theta, sehingga

R=v0cos⁡θ⋅2v0sin⁡θg=v02 (2sin⁡θcos⁡θ)g=v02sin⁡2θgR = v_0\cos\theta \cdot \frac{2v_0\sin\theta}{g} = \frac{v_0^2\,(2\sin\theta\cos\theta)}{g} = \frac{v_0^2\sin 2\theta}{g}

Nilai sin⁡2θ\sin 2\theta paling besar adalah 1, yaitu saat 2θ=90∘2\theta = 90^\circ. Jadi, jangkauan maksimum dicapai pada θ=45∘\theta = 45^\circ, dengan Rmaks=v02/gR_{\text{maks}} = v_0^2/g.

Isi tabel berikut dengan simulasi di atas dan cocokkan dengan hitungan rumus:

Sudut θ Jangkauan Tinggi maksimum Waktu terbang
15° ≈ 20,41 m ≈ 1,37 m ≈ 1,056 s
30° ≈ 35,35 m ≈ 5,10 m ≈ 2,041 s
45° ≈ 40,82 m ≈ 10,20 m ≈ 2,886 s
60° ≈ 35,35 m ≈ 15,31 m ≈ 3,535 s
75° ≈ 20,41 m ≈ 19,04 m ≈ 3,943 s

Jangkauan naik sampai 45°, lalu turun lagi. Sudut yang jumlahnya 90° memberi jangkauan sama karena nilai sin⁡2θ\sin 2\theta keduanya sama, sedangkan tinggi maksimum dan waktu terbang terus bertambah. Cek satu baris: pada 45°, R=400/9,8≈40,82R = 400/9{,}8 \approx 40{,}82 m.

Lanjutkan di simulasi gerak parabola versi lengkap, yang punya kontrol ketinggian awal dan nilai g:

  • Gravitasi Bulan. Atur g = 1,6 m/s², sudut 45°, dan kecepatan awal 20 m/s. Jangkauannya 400/1,6=250400/1{,}6 = 250 m, sekitar 6,1 kali jangkauan di Bumi, karena jangkauan berbanding terbalik dengan gg.
  • Dilempar dari tempat tinggi. Kembalikan g ke 9,8 m/s² dan atur ketinggian awal 10 m. Sekarang sudut 40° memberi jangkauan sekitar 49,81 m, sedikit lebih jauh daripada 45° (sekitar 49,13 m). Rumus v02sin⁡2θ/gv_0^2\sin 2\theta/g tidak berlaku karena titik awal dan akhir tidak sama tinggi.

Pembahasan lengkapnya ada di materi gerak parabola.

Eksperimen Virtual: Periode Bandul dan Panjang Tali

Buka simulasi bandul. Kontrolnya panjang tali, simpangan awal, g, dan redaman, tanpa kontrol massa. Itu bukan kebetulan: pada persamaan gerak mL θ¨=−mgsin⁡θm L\,\ddot\theta = -m g\sin\theta, massa muncul di kedua ruas dan saling coret. Untuk simpangan kecil, sin⁡θ≈θ\sin\theta \approx \theta (dalam radian), sehingga

T=2πLgT = 2\pi\sqrt{\frac{L}{g}}

Percobaan 1: panjang tali. Atur simpangan awal 10°, g = 9,8 m/s², dan redaman 0, lalu ubah panjang tali:

Panjang tali L Periode 2πL/g2\pi\sqrt{L/g}
0,5 m ≈ 1,419 s
1,0 m ≈ 2,007 s
2,0 m ≈ 2,838 s
4,0 m ≈ 4,014 s

Tali empat kali lebih panjang (1 m menjadi 4 m) membuat periode dua kali lebih lama, karena TT sebanding dengan L\sqrt{L}. Ukurlah seperti di laboratorium: catat waktu 10 ayunan penuh, lalu bagi 10. Untuk L = 1 m, hasilnya sekitar 20,1 s untuk 10 ayunan.

Percobaan 2: simpangan besar. Pastikan pilihan Bandingkan dengan pendekatan sudut kecil aktif, atur L = 1 m, lalu bandingkan simpangan awal 10° dan 60°. Pada 10°, bola dan bayangan putus-putusnya hampir berimpit. Pada 60°, bola sebenarnya makin tertinggal dari bayangannya karena periode sebenarnya sekitar 2,154 s, kira-kira 7% lebih lama daripada 2,007 s; pada 90°, selisihnya sekitar 18%. Bagi mahasiswa, koreksi T≈2πL/g (1+θ02/16)T \approx 2\pi\sqrt{L/g}\,\bigl(1 + \theta_0^2/16\bigr) memberi faktor sekitar 1,069 untuk θ0=60∘\theta_0 = 60^\circ, mendekati faktor sebenarnya 1,073.

Eksperimen Virtual: Pegas dan Massa Beban

Simulasi pegas menampilkan beban pada pegas mendatar beserta grafik simpangan xx, kecepatan vv, dan percepatan aa terhadap waktu. Periode pegas ideal adalah

T=2πmkT = 2\pi\sqrt{\frac{m}{k}}

Berbeda dengan bandul, periode pegas bergantung pada massa beban. Atur redaman 0 dan konstanta pegas 20 N/m, lalu ubah massa beban:

Massa beban m Periode 2πm/k2\pi\sqrt{m/k}
0,2 kg ≈ 0,628 s
0,8 kg ≈ 1,257 s
1,8 kg ≈ 1,885 s
3,2 kg ≈ 2,513 s

Massa empat kali (0,2 menjadi 0,8 kg) membuat periode dua kali; massa sembilan kali (0,2 menjadi 1,8 kg) membuat periode tiga kali. Ubah juga simpangan awal dari 0,1 m menjadi 0,4 m: periodenya tetap, hanya amplitudonya yang membesar.

Pada grafik, saat xx paling besar, v=0v = 0 dan aa paling besar dengan arah berlawanan simpangan, sesuai a=−(k/m) xa = -(k/m)\,x. Saat beban melewati titik setimbang, x=0x = 0 dan a=0a = 0, sedangkan kecepatannya paling besar. Teorinya ada di materi gerak harmonik sederhana.

Eksperimen Virtual: Penjumlahan Vektor

Buka simulasi penjumlahan vektor. Arah vektor diukur dari sumbu x positif. Atur vektor A sebesar 4 pada arah 0° dan vektor B sebesar 3, lalu ubah arah B:

Arah B Besar resultan Arah resultan
0° (searah) 7 0°
60° ≈ 6,08 ≈ 25,3°
90° (tegak lurus) 5 ≈ 36,9°
180° (berlawanan) 1 0°

Hasil pada 90° adalah segitiga 3-4-5 dari teorema Pythagoras: R=42+32=5R = \sqrt{4^2 + 3^2} = 5. Untuk sudut apit lain, gunakan R=A2+B2+2ABcos⁡αR = \sqrt{A^2 + B^2 + 2AB\cos\alpha}; pada α=60∘\alpha = 60^\circ, R=16+9+12=37≈6,08R = \sqrt{16 + 9 + 12} = \sqrt{37} \approx 6{,}08. Apa pun arahnya, besar resultan selalu di antara 4−3=14 - 3 = 1 dan 4+3=74 + 3 = 7.

Plotter Fungsi: Melihat Rumus Fisika sebagai Grafik

Plotter fungsi menggambar grafik y=f(x)y = f(x) dari rumus yang kamu ketik. Gunakan tanda * untuk perkalian dan titik sebagai tanda desimal.

  • Ketik 2*pi*sqrt(x/9.8). Baca xx sebagai panjang tali (m) dan yy sebagai periode bandul (s). Pada x=1x = 1, y≈2,007y \approx 2{,}007; pada x=4x = 4, y≈4,014y \approx 4{,}014. Kurvanya melengkung karena periode sebanding dengan akar panjang tali.
  • Ketik 400*sin(2*x*pi/180)/9.8. Baca xx sebagai sudut elevasi (derajat) dan yy sebagai jangkauan (m) untuk v0=20v_0 = 20 m/s; faktor pi/180 mengubah derajat menjadi radian. Perkecil dan geser tampilan sampai sumbu x mencakup 0 sampai 90 dan puncaknya terlihat di x=45x = 45 dengan y≈40,82y \approx 40{,}82, sama dengan tabel di atas.

PhET dan Pilihan Simulasi Fisika Lainnya

Untuk simulasi fisika selain yang ada di sini, PhET Interactive Simulations dari University of Colorado Boulder sudah lama dikenal dan dipakai luas di sekolah. PhET gratis, berjalan di browser, dan banyak simulasinya tersedia dalam bahasa Indonesia.

PhET dirancang untuk eksplorasi bebas dengan tampilan bergambar, sedangkan simulasi MyFismat menampilkan angka hasil beserta rumusnya dan terhubung dengan materi serta latihan soal. Keduanya saling melengkapi. Simulasi yang tertanam di halaman materi ada di halaman interaktif.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Ringkasan

  • Simulasi fisika online adalah model berbasis rumus: cepat, aman, dan bisa diulang, tetapi tetap memakai asumsi.
  • Rancang percobaan virtual dengan variabel bebas, terikat, dan kontrol, lalu catat hasilnya dalam tabel.
  • Gerak parabola di tanah datar tanpa hambatan udara: R=v02sin⁡2θ/gR = v_0^2\sin 2\theta/g, maksimum pada 45°.
  • Bandul: T=2πL/gT = 2\pi\sqrt{L/g} untuk simpangan kecil, tidak bergantung pada massa.
  • Pegas ideal: T=2πm/kT = 2\pi\sqrt{m/k}, bergantung pada massa tetapi tidak pada amplitudo.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa simulasi fisika online selain PhET?

MyFismat menyediakan simulasi gerak parabola, bandul, pegas, penjumlahan vektor, dan plotter fungsi yang berjalan di browser tanpa instalasi, lengkap dengan angka hasil dan rumusnya. PhET tetap pilihan yang baik untuk eksplorasi bebas dengan topik yang lebih beragam.

Apakah perlu memasang aplikasi simulasi fisika?

Tidak. Simulasi di MyFismat dan PhET berjalan di browser modern, termasuk di ponsel.

Apakah simulasi bisa menggantikan praktikum di laboratorium?

Tidak sepenuhnya. Simulasi sangat baik untuk memahami konsep dan menguji rumus, tetapi praktikum nyata melatih keterampilan mengukur dan menangani ketidakpastian.

Mengapa hasil simulasi berbeda dengan percobaan nyata?

Simulasi memakai asumsi, seperti tanpa hambatan udara atau pegas ideal, sedangkan pengukuran nyata selalu memiliki ketidakpastian. Selisih kecil itu wajar.

Sudut berapa yang menghasilkan lemparan terjauh?

Pada tanah datar tanpa hambatan udara, sudut 45° memberi jangkauan terjauh karena sin⁡2θ\sin 2\theta maksimum saat θ=45∘\theta = 45^\circ. Jika benda dilempar dari tempat yang lebih tinggi atau ada hambatan udara, sudut terbaiknya lebih kecil dari 45°.

Materi Terkait

Latihan, simulasi & alat terkait